Bukan hanya saat berkomunikasi langsung kita harus menjaga sopan santun dengan Bapak/Ibu guru. Komunikasi secara daring pun harus dilakukan dengan baik dan sopan, lho. Apalagi di tengah pandemi covid-19 yang membuat kita sekolah dan belajar dari rumah. Kondisi demikian, membuat kita mau tidak mau harus berkomunikasi daring dengan Bapak/Ibu guru.
Namun, menghubungi Bapak/Ibu guru acap kali menjadi hal yang sangat mendebarkan. Karena komunikasi yang tidak sopan atau salah ngomong, bisa-bisa justru kena omel. Nah, di bawah ini ada tips Tata Cara Menghubungi Bapak/Ibu Guru secara Daring yang dapat kamu terapkan ketika menghubungi Bapak/Ibu gurumu.
1. Perhatikan waktu
Pastikan tidak menghubungi guru saat jam istirahat atau jam ibadah.
2. Gunakan bahasa yang sopan
Jangan lupa dengan tiga kata ajaib ini yaitu maaf, tolong, terima kasih dan gunakan kata ganti ‘saya’ sebagai wujud menghargai dan rendah diri terhadap orang yang lebih tinggi posisinya. Menghargai orang lain sama dengan menghargai diri sendiri.
3. Mengucapkan Salam
Sampaikan salam seperti assalamualaikum, selamat pagi, atau selamat sore
4. Memohon maaf
Sampaikan permohonan maaf karena mungkin saja kamu mengganggu kesibukan Bapak/Ibu gurumu.

5. Memperkenalkan diri
Jangan lupa memperkenalkan diri. Sampaikan nama, kelas, dan jurusanmu. Kemungkinan besar Bapak/Ibu guru tidak menyimpan nomor HP kita karena banyaknya siswa siswi yang mereka ajar sehingga tidak tahu siapa kita apalagi mengingatnya. Kalaupun disimpan, tetap sebutkan saja untuk kesopanan.
6. Menyampaikan tujuan
Sampaikan tujuanmu atau keperluanmu dengan singkat, jelas, padat, misalnya: Saya mau bertanya tugas pertemuan ke-4, apakah boleh dikumpulkan hari Minggu?
Jika keperluannya adalah meminta bantuan, jangan lupa untuk berkata tolong, misalnya Bapak/Ibu guru saya mau minta tolong untuk dijelaskan kembali materi aljabar.
7. Jangan memaksa/meneror mereka untuk segera membalas pesan kalian, dengan “P”, “Ping”, “Mohon segera balas”, dsb. Mereka dan kalian sendiri pun juga tidak suka dipaksa kan? Pemaksaan adalah bentuk perintah dan menyuruh padahal mereka yang kita minta posisinya lebih tinggi. Berlaku juga untuk menelepon, jika tidak diangkat, cukup 2–3 kali saja untuk mencoba menghubungi lagi. Jangan lebih dari itu.
8. Terima kasih
Jangan lupa ucapkan terima kasih sebagai penghargaan kepada mereka karena telah meluangkan waktu, tenaga, pikiran untuk membantu kita.
9. Salam Penutup
Sampaikan salam penutup

Leave a Comment